Jika Si Bapak atau anak-anak sakit, masih ada ibu yang akan merawat. Tapi jika ibu yang sakit, dia harus berjuang sendirian.Ibu harus selalu sehat. Ibu harus lemah lembut tapi tetap powerfull (phisiccally, mentally, spiritually ...).Dan tak jarang, "sakit" itu hanya ada di kepala saja. Kalau kehendak melebihi gunung, apa yang ada di kepala bisa disetting menjadi "sehat". Dan betul-betul sehat (tanpa tanda kutip).Aku...
Tuntutan publik begitu pekat tapi menaruh harapan ke pembantu memang sering jadi persoalan baru. Maka para emak-emak tak bisa diam perlu mempertimbangkan solusi yang satu ini. Konsep extended family (keluarga besar) jadi solusi yang blink-blink. Cemerlang dan benderang. Bukan berarti nir-problem, tapi tinimbang mengandalkan bedinde, konsep ini jelas jauh lebih baik.Nggak full copas tapi masih diambil dari artikel Ust. Sitaresmi bagian terakhir. Sumber...
Quote of the day: Mempertajam sikap kemandirian muslimah tetapi tetap dalam koridor syar’i.Kemana Muslimah Melangkah? (Bagian Kedua) Mar'ah Muslimah22/1/2007 | 03 Muharram 1428 H | Hits: 6.325Oleh: Sitaresmi S Soekanto dakwatuna.com – Masalahnya adalah untuk saat ini dan saat mendatang apa yang bisa dilakukan muslimah? Bagaimana caranya untuk berjuang mewujudkan gagasan mulia menegakkan syariat Allah di muka bumi. Yang jelas tak mungkin berjuang...
Simpati saya pada Suci Hani. Terbayang gundah wajahnya yang berkali-kali ditayangkan tivi, begitu membaca artikel ini. Menjustifikasi Kematian “Teroris”Wednesday, 10 March 2010 10:18Amerika bisa menangkap Hambali dan Umar Al Faruq tanpa harus menewaskan mereka. Mengapa di tempat kita selalu mati?Oleh: *Heru Susetyo**Ada fenomena aneh di balik kisah sukses Detasemen Khusus 88 membekuk para "teroris" dua bulan terakhir ini. Yaitu, hampir semua"teroris" -nya mati...
Ada deduksi kebolak-balik yang memaksa otak karatan ini harus belajar ulang filsafat ilmu.Apa iya, seseorang yang berbilang tahun jadi garda depan humas partai - artinya bukan hanya 'dekat' dengan wartawan, tapi juga berusaha fasih memahami sistematika dan isi kepala wartawan, kata demi kata apa saja yang paling tepat diucapkan - bahkan kemudian jadi public figure yang lagi-lagi dekat dengan urusan informasi, berani mengata-ngatai...
Di tengah hiruk pikuk paripurna Century, ini liputan - atau sekedar pelepas penat (?) - yang berbeda. Orisinil, dan rasa-rasanya tak banyak wartawan Senayan yang ambil angle ini. Dari milis jurnalisme: Posted by: "kustiah Tia" kustiah_tia@yahoo.com kustiah_tia Wed Mar 3, 2010 3:28 am (PST) Suasana Adem di Ruang Paripurna Ruangan Sidang Paripurna Pansus Century yang awalnya menjenuhkan karena menunggu sidang tak juga dimulai tiba-tiba berubah adem....
Menjadi perempuan - mengandung, melahirkan, menyusui, mengasuh, melayani, kondisi hormonal khas etc. etc. - saja sudah sangat luar biasa. Belum lagi kewajiban publik yang memaksa perempuan menjatuhkan pilihan untuk ikut bertarung di luar urusan domestik.Lama tak tersentuh tausiyah Ust. Sitaresmi Soekanto. Artikel ini http://www.dakwatuna.com/2006/kemana-muslimah-melangkah/ seperti oase di tengah gerak yang seakan tanpa jeda.Butuh sebanyak mungkin penguatan macam ini agar semangat tak layu sebelum...